lampung – Prabowo singgung Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran, yang melakukan perjalanan umrah ke Tanah Suci pada saat bencana banjir besar melanda daerahnya. Dalam sebuah acara resmi di Jakarta, Prabowo menegaskan bahwa pemimpin daerah seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, bukannya bepergian untuk kepentingan pribadi ketika masyarakat membutuhkan perhatian dan bantuan.
Isu ini mencuat setelah gambar dan video Bupati Aceh Selatan yang tengah melaksanakan ibadah umrah viral di media sosial, meskipun daerahnya tengah dilanda bencana banjir yang menyebabkan ribuan warga mengungsi dan infrastruktur terhenti. Reaksi publik pun sangat beragam, dengan banyak yang mengecam sikap Bupati tersebut, menyebutnya sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap penderitaan rakyat yang sedang mengalami musibah.
Bencana Banjir Aceh Selatan: 10.000 Warga Mengungsi
Bencana banjir yang melanda Aceh Selatan pada akhir November 2025 memporak-porandakan ribuan rumah dan fasilitas umum. Hujan deras yang terus mengguyur kawasan ini menyebabkan sungai-sungai meluap, merendam puluhan desa dan memaksa lebih dari 10.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga : Kayu Gelondongan Asal Sumbar di Pantai Lampung Dikeluhkan Nelayan
Banjir ini juga menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur jalan, jembatan, serta fasilitas vital lainnya. Pemerintah daerah, termasuk Bupati Aceh Selatan, seharusnya berada di garis depan dalam upaya penanggulangan bencana, memberikan bantuan dan memastikan agar proses pemulihan bisa dilakukan dengan cepat.
Namun, saat itu, Bupati Aceh Selatan, Tgk. Amran, justru berada di Mekkah, menjalani umrah bersama keluarganya. Foto-foto perjalanan ibadahnya yang tersebar luas di media sosial menjadi sorotan tajam publik, yang merasa bahwa tindakannya sangat tidak sensitif mengingat situasi darurat yang sedang berlangsung di Aceh Selatan.
Prabowo: Pemimpin Harus Utamakan Rakyat dalam Kondisi Darurat
Prabowo Subianto, yang juga dikenal sebagai tokoh militer dan politikus senior, memberikan pernyataan yang tegas terkait hal tersebut. Dalam sebuah acara yang digelar oleh Kementerian Pertahanan, Prabowo menekankan bahwa pemimpin daerah harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap keadaan darurat yang dialami oleh rakyatnya.
“Kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama. Ketika rakyat menderita, saat bencana terjadi, para pemimpin daerah seharusnya hadir. Mereka tidak bisa justru pergi meninggalkan rakyat yang tengah menghadapi kesulitan. Umrah atau ibadah lainnya adalah hal yang sangat baik, tetapi sebagai pemimpin, prioritas utama adalah membantu masyarakat dalam keadaan darurat,” ujar Prabowo dengan nada tegas.
“Bekerjalah untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi. Pemimpin daerah harus memastikan rakyat merasa diperhatikan. Ini adalah saat-saat yang penuh tantangan bagi rakyat, dan mereka membutuhkan pemimpin yang tanggap,” lanjutnya.
Reaksi Publik: Kemarahan dan Kekecewaan
Reaksi publik terhadap tindakan Bupati Aceh Selatan tersebut sangat beragam, tetapi sebagian besar mengekspresikan kemarahan dan kekecewaan. Banyak warga Aceh dan netizen yang menilai bahwa Bupati seharusnya memberikan contoh kepemimpinan yang baik dan menunjukkan keberadaan serta tanggung jawabnya di tengah krisis.
“Sangat tidak pantas jika pemimpin daerah pergi umrah saat bencana melanda daerahnya. Seharusnya, dia berada di sini, membantu warganya yang sedang kesulitan,” ujar Azhari, seorang warga Aceh Selatan yang terdampak banjir. “Apa artinya jadi pemimpin kalau ketika rakyat menderita, pemimpinnya malah pergi jauh?”
Sejumlah tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga mengkritik keras tindakan Bupati Aceh Selatan tersebut. Mereka mengingatkan bahwa di saat seperti ini, seorang pemimpin harus berada di tengah masyarakat dan terlibat langsung dalam penanggulangan bencana.
“Kami tidak ingin mendengar alasan apapun tentang ibadah atau urusan pribadi.
Prabowo singgung Bupati Aceh Selatan: Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Setelah polemik ini semakin meluas, Tgk. Amran, Bupati Aceh Selatan, akhirnya memberikan klarifikasi melalui pernyataan resmi.
Namun, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa dengan kepergiannya
Ia juga menyatakan bahwa meskipun berada di luar negeri, ia tetap berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan serta instansi terkait untuk memastikan penanganan bencana berjalan dengan baik. “Saya mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintahan Aceh Selatan untuk terus bekerja keras dalam menanggulangi bencana ini. Saya juga segera kembali setelah menyelesaikan ibadah umrah saya,” tambahnya.
Namun, permintaan maaf ini tidak sepenuhnya meredakan amarah publik, yang menganggap bahwa seorang pemimpin seharusnya bisa menyesuaikan agenda pribadinya dengan keadaan darurat yang melibatkan rakyat banyak.
Tanggapan Pemerintah dan Partai Politik
Wali Kota Banda Aceh, Kepala BPBD Aceh, dan sejumlah pejabat lainnya terus bekerja keras untuk memastikan distribusi bantuan sampai ke pengungsi dan mempercepat pemulihan daerah yang terdampak.
Di sisi lain, partai politik yang mendukung Bupati Aceh Selatan juga ikut memberikan tanggapan. Beberapa anggota legislatif dari Partai Aceh menilai bahwa perjalanan umrah tersebut adalah hak pribadi Bupati, meskipun mereka mengakui bahwa pemimpin harus tetap sensitif terhadap situasi darurat.
“Pemimpin harus bisa menunjukkan keteladanan, tetapi kita juga harus melihat bahwa ini adalah masalah pribadi.
Penutupan: Harapan akan Kepemimpinan yang Responsif
Kontroversi tentang Bupati Aceh Selatan yang pergi umrah saat bencana menggugah banyak pihak untuk merenungkan esensi kepemimpinan yang responsif, terutama dalam situasi darurat.

![73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat[1] Pelaku Penjarah Rumah](https://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/73345-reaksi-nafa-urbach-dituding-permainkan-agama-dan-rakyat1-148x111.jpg)
![12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap[1] Misteri Pengacara](https://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/12122025-dua-pembunuh-pengacara-banyumas-aris-munadi-ditangkap1-148x111.webp)
![IMG-20251213-WA0191[1]](https://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251213-WA01911-148x111.jpg)
![IMG-20251212-WA0008_copy_1003x752[1]](https://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251212-WA0008_copy_1003x7521-148x111.jpg)
![granat-nanas-yang-ditemukan-nelayan-bangka-barat-1765378082423_169[1]](https://eunanoticias.com/wp-content/uploads/2025/12/granat-nanas-yang-ditemukan-nelayan-bangka-barat-1765378082423_1691-148x111.jpeg)